4 Tips Anti Ribet Merawat Bayi Tanpa ART, Nomer 4 Ibu Harus Tahu...

  

Ibu dan anak/sumber : freepik.com

Memiliki seorang anak adalah mimpi semua orang tua. Namun terkadang ketika bayi telah hadir di tengah-tengah keluarga,orang tua masih dalam posisi belajar beradaptasi dengan peran baru. Beberapa orang tua mungkin ada yang beruntung dikelilingi keluarga yang siap membantu.

 Bagaimana dengan pasangan orang tua baru yang tinggal jauh dari keluarga, mau minta tolong dengan siapa jika ada kesulitan. Atau pasangan yang tidak ada budget untuk ART?. 

Seperti yang kita tahu bayi awal-awal tahun adalah fase paling penuh kesabaran, drama dan tenaga. Belum ditambah dengan balada rumah dan suami. Jika di pikir-pikir apakah mungkin bisa di handle sendiri. Apa ibunya masih waras?. 

Nah berikut saya bagikan beberapa pengalaman saya yang semoga bisa bermanfaat bagi pasangan muda yang dalam kondisi terbatas dalam mengurus bayi tanpa bantuan siapapun. Apa saja itu yuk! disimak dibawah ini.

1. Niat
Niat adalah yang utama. Sadar atau tidak jika kita mengawali sesuatu dengan niat dan bismillah, tiba-tiba ada tenaga dalam yang keluar dari tubuh kita. 

2. Komunikasikan dengan pasangan 
Komunikasi dengan pasangan setelah menikah itu penting banget karena dengan komunikasi pasangan kita itu tahu kesulitan kita. Enggak perlu kasih kode-kode morse ke pasangan karena tidak semua pasangan itu mengerti. 
Pasangan khususnya suami pasti akan lebih dihargai jika kita ajak diskusi kesulitan kita. Apalagi ketika kondisi kita tidak bisa punya ART, harus ada komitmen bersama. Suami juga harus sadar diri jika tidak ada ART jangan hanya mengandalkan istri. 
Apa tidak kasihan. Suami mengeluh lelah bekerja, nah giliran istri mengeluh bekerja karena mengurusi segalanya di rumah masak tidak boleh jadi harus mawas diri ya. Harus saling dukung, buang jauh-jauh pikiran siapa yang paling lelah disini. Kalian itu sebuah tim disini. 

3. Atur waktu
Bayi awal-awal tahun sebagaian besar waktunya habis untuk tidur. Saat bayi tidur, ibu sebaiknya ikut tidur kenapa? bukannya tidak boleh?bukannya lebih baik buat beres-beres rumah. Ok, kenapa aku menganjurkan untuk ikut tidur? karena ibu, kamu semalaman pasti tidak tidur dengan benar. 
Apakah tidak boleh tidur sejak melepas penat. Kalau tidak bisa memasak boleh banget kok order online atau beli sayur matang. Rumah enggak di sapu ya tidak apa-apa sapu aja nanti. Baju belum dicuci di setrika?boleh kok pake jasa laundry sekali-kali. Karena bulan-bulan awal itu ibu rentan stres,insecure dan sakit. Jadi yang terpenting adalah agar ibu tidak terlalu berat bebannya. 

4. Manfaatkan teknologi
Bersyukurlah kita hidup di abad 21 yang semuanya mudah. Ada mesin cuci otomatis yang kita masukkan langsung kering. Ada airfryer yang bisa buat menggoreng. Ada alat pel yang sekalian nyapu. Manfaatkan semua teknologi yang ada karena benar-benar sangat membantu kebutuhan sehari-hari. Jangan malah beli henpon boba. 

Nah itu tadi beberapa tips yang bisa aku kasih berdasarkan pengalaman pribadi. Se pengalaman aku, awal-awal memang tidak mudah karena bayi aku tidak mau ditaruh, maunya digendong terus. Sampai masak saja tidak bisa, makan suka tidak sempat, mandi aja juga kadang harus nunggu suami pulang. Namun anehnya aku enggak pernah sakit sama sekali. Padahal aku punya maag. Dan pernah saat bayi kami berumur 3 bulan suami kena herpes. Alhamdulillah bayi kami tidak tertular. Mengingat saat itu sekarang sampai enggak percaya bisa melewatinya dan ternyata aku bisa lho. 

Jadi jika ada ibu-ibu yang seperti aku, jangan insecure dan overthinking dulu ya. Jalani aja dulu, lihat celah- celahnya insyaallah bisa kok. Percaya deh setelah anak besar itu rasanya puas sekali. 
***



Postingan populer dari blog ini

[Review] Majalah Bobo Edisi 50 Tahun, Ajak Pembaca Bernostalgia Dengan Bobo Dari Tahun 1975 Hingga Sekarang

Resep 'Open Sandwich With Egg Balastra Bread', Dijamin Ogah Lagi Makan Di Cafe

Di Kemerdekaan yang Ke- 78, Yuk Beri Aksi Nyata Selamatkan Hutan Indonesia Dari Kepunahan